RihannaPalembang - LONDON - Video klip terbaru Rihanna, We Found Love dilarang tayang di Prancis. Pasalnya, adegan percintaan di video klip tersebut dianggap terlalu vulgar.Klip tersebut bercerita soal hubungan sepasang kekasih. Modelnya diperankan langsung oleh Rihanna, dan petinju Dudley O’Shaughnessy . Klip ini hanya dapat disiarkan pukul 10 malam ke atas, karena adegan ranjang mereka terlalu agresif untuk ditonton anak kecil.
Dalam video klip tersebut, Rihanna digambarkan mendapat perlakuan tak senonoh, seperti yang pernah dialaminya dari mantan pacar Chris Brown, 2009 lalu.
Di adegan lain, penyanyi berusia 23 tahun itu tampak terlibat pembicaraan serius dengan Dudley, lalu berkelahi sampai akhirnya mereka berhubungan intim.
Selain alami pencekalan, proses pembuatan klip ini sempat membuat marah seorang petani bernama Alan Graham di Belfast, Irlandia Utara. Dia tidak mengizinkan Rihanna, dan kru syuting mengambil gambar karena pakaian Rihanna dianggap terlalu minim.
Alan adalah seorang Kristen yang taat. “Jika seseorang ingin berakting dalam area saya, dan ternyata tidak cocok, maka saya akan berkata, ‘Sudah cukup!’,” kata dia, saat itu.
"Saya berharap tidak akan menyinggung Rihanna, dan teman-temannya. Mungkin mereka bisa memperbaiki iman mereka terlebih dahulu,” ujarnya, seperti dilansir Femalefirst, Selasa (22/11/2011).
Meski begitu, Rihanna tetap bangga pada video klip yang tengah dipromosikannya.
Dia berkicau di Twitter-nya,"Kami tidak pernah membuat video seperti ini sebelumnya. Ini mungkin salah satu video ‘terdalam’ yang pernah saya lakukan. Ini semua tentang cinta, dan cinta menjadi seperti obat bagi Anda."
(mrh)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar